Inilah yg pernah saya tulis beberapa kali, bahwa setiap kali kita ingin menerapkan , setiap kali itu pula akan dianggap bertentangan dgn kebatilan yg disembah negara2 Eropa.

Dan bukan hanya di level lokal Aceh. Di level nasional juga berlaku. Inilah senyata2nya benturan peradaban, antara Islam vs kekafiran dan kemunafikan. Antara kebenaran vs kebatilan.

loading...
loading...

Walaupun di level nasional tdk secara ekplisit menyebut perlawanan trhdp sbg misi Syariat Islam, tapi paham bahwa jika dilarang di Indonesia maka itu kekalahan bagi nilai2 dan sistem kebatilan yg mereka puja.

Untuk level nasional, sy ragu jk para elit2 partai politik akan berani melawan intervensi Uni Eropa ini, kecuali mungkin sebagian saja yg ttp berani.

Baca Juga :  Ustadz, Bagaimana Hukum Mengucapkan SELAMAT NATAL Kepada Non Muslim ?

Keadaan ini terjadi tentu karena tidak adanya pucuk pimpinan yg tegas dan berani melawan intervensi asing dlm berbagai bentuk dan atau yg datang darimana saja.

Oleh sebab itu, mari kita rapatkan barisan di Aceh, wilayah kita. Kita harus betul- betul memastikan Aceh harus steril dari hamba2 Uni Eropa.

loading...

Oleh : Teuku Zulkhairi

loading...

Apa Komentar Anda ?