Pertanyaan dari Akhi Ahmad :

Assalamualaikum
Ust. Mau tanya, apakah boleh membeli dari uang masjid untuk para pengurus takmir masjid ? Dan kalaw boleh batasan-batasannya sampai dimana ?

loading...
loading...

Dijawab oleh Ust. Sholehuddin

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته….
membelikan sarung(kayaknya buat THR nih ustadz….bagi dooong, paketin ke kuningan jawa barat…) kepada pengurus masjid dari uang kas masjid itu boleh, apabila kas masjid tersebut merupakan li masholihil masjid ( untuk pemeliharaan masjid seperti uang dari kotak amal) karena sarung yang dibelikan untuk pengurus masjid termasuk masholihil masjid, dan tidak boleh menurut pendapat yang kuat apabila kas masjid tersebut merupakan muthlaq (seperti harta atau jariyah masjid dan sejenisnya).

Referensi:

(مسئلة) الموقوف على المسجد او على مصالحه يصرف منه للمؤذن والامام والدهن ونحوهم على المعتمد فى الفتوى بخلاف الموقوف على عمارته لايصرف منه شيئ لذلك .
(Masalah) : Barang yang diwakafkan untuk masjid atau untuk kemaslahatan bisa ditasarufkan untuk mu`adzdzin, imam dan minyak dan sepadannya menurut pendapat yang kuat dalam fatwa, berbeda dengan barang yang diwakafkan untuk imaratul masjid maka tidak boleh ditasarufkan untuk itu semua.
(Ghayatu Talkhisil Murad Pinggir Bughyah hal 184)

Baca Juga :  Inilah Mesjid Dhirar Yang Harus Dibongkar Dan Wajib Dilarang Dalam Islam
loading...

(مسئلة ك) قال الخطيب فى المغنى ويصرف الموقوف على المسجد وقفا مطلقا على عمارته فى البناء والتجصيص المحكم والسواري للتظليل بها والمكانس والمساحي لينقل بها الترب وفي ظلة تمنع حطب الباب من نحو المطر إن لم تضر بالمارة وفى أجرة قيّم لا مؤذن وإمام وحصر ودهن لأن القيم يحفظ العمارة بخلاف الباقي، فان كان الوقف لمصالح المسجد صرف من ريعه لمن ذكر لا لتزويقه ونقشه بل لو وقف عليها لم يصح اهـ .
(Masalah ك) Al-Khathib di dalam Al-Mughni berkata: Wakaf mutlak untuk imaratul masjid ditasarufkan untuk pembangunan, pengapuran tembok agar kokoh, pembuatan tiang-tiang payung, pembelian sapu, pembelian sekop untuk memindahkan tanah, pembuatan payung untuk melindungi kayu dari kelapukan akibat hujan jika tidak mengganggu para pejalan dan untuk upah pengurus masjid, tidak ditasarufkan untuk upah mu`adzdzin, imam, karpet dan minyak(utk lampu), karena pengurus itu memelihara pembangunan masjid berbeda dengan lainnya. Kalau wakaf itu untuk kemaslahatan masjid maka boleh ditasarufkan untuk orang-orang tersebut tetapi tidak boleh untuk dekorasi dan ukir-ukiran, bahkan kalau diwakafkan untuk dekorasi dan ukir-ukiran itu hukumnya tidak sah.
(Bughyatul Mustarsyidin hal 66).

loading...
Baca Juga :  Ayo Donasi! Nek FATIMAH dan 2 CUCU nya Tinggal Di GUBUK KECIL yang Tidak Layak Huni

ويصرف ريع الموقوف على المسجد مطلقا أو على عمارته في البناء ولو لمنارته وفي التجصيص المحكم والسلّم وفي أجرة القيّم لا المؤذن والامام والحصر والدهن إلا إن كان الوقف لمصالحه فيصرف في ذلك لا في التزويق والنقش وما ذكرته من أنه لا يصرف للمؤذن والامام في الوقف المطلق هو مقتضى ما نقله النووي في الروضة عن البغوي لكنه نقل بعده عن فتاوي الغزالي أنه يصرف لهما وهو الأوجه كما في الوقف على مصالحه
Penghasilan dari wakaf masjid yang bersifat mutlak atau wakaf untuk imaratul masjid (kemakmuran masjid) ditasarufkan untuk bangunan walaupun untuk menara, pengapuran dinding agar kokoh, pembuatan tangga dan untuk upah kepada pengurus masjid, bukan muadzdzin, imam, karpet dan minyak(utk lampu masjid). Kalau wakaf untuk kemaslahatan masjid maka boleh ditasarufkan untuk itu semua, kecuali untuk dekorasi dan ukir-ukiran. Apa yang saya sebutkan tentang hukum wakaf mutlak tidak boleh ditasarufkan untuk muadzdzin dan imam merupakan isi dari apa yang dikutip Imam Nawawi dalam Ar-Raudlah dari Al-Baghawi, tetapi sesudah itu Imam Nawawi mengutip dari Fatawi Al-Ghazali bahwa hal itu bisa ditasarufkan untuk keduanya, dan itu merupakan pendapat yang kuat, sebagaimana wakaf untuk kemaslahatan masjid.
(Fathul Muin Pinggir Ianatut Thalibin Juz 3 hal 182).

Baca Juga :  Mahasiswa ACEH Temukan Alat Yang Bisa Matikan Sinyal Hp Di Masjid

Wallohu a’lam..
Mohon koreksinya..

Sumber : Group WA TJI 2

Apa Komentar Anda ?