*Tanya*

Tgk…. Ada sebagian orang yang memiliki tanda hitam dijidatnya, kayaknya ia adalah ahli sebagai mana dalam Al-Qur’an Allah firmankan. Lalu apa hukum hitam dijidat itu Tgk…?

loading...
loading...

*Jawab*

Tanda hitam pada seseorang tidak harus dipastikan seseorang itu Sangat Shaleh. Meskipun pada sebagian orang2 saleh dan Ulama ditemukan tanda hitam pada jidatnya karena sering shalat.

Sedangkan usaha menampakkan tanda hitam pada jidat dengan maksud agar nampak salehnya maka hukumnya adalah *Haram* karena tergolong Riya’.

Bagi sebagaian orang yang telah nampak tanda hitam pada jidatnya, jika dapat mendorong timbulnya sifat Riya’ maka menurut imam Ghazali harus di hilangkan agar terhindar dari sifat Riya’.

Baca Juga :  Bahaya Ideologi WAHABI KHAWARIJ Yang Sesat dan Menyesatkan, Ini Dampaknya
loading...

Intinya :

loading...

• Tidak Semua Jidat Hitam Itu tanda Saleh dan Rajin Ibadah. Dan untuk mengukur seseorang ahli sujud itu bukan pada jidatnya. 

Adapun tafsir ayat :

(سيماهم فى وجوههم من اثر السجود)

Adalah di dalam tafsir Jalalain dijelaskan :

وليس المراد به ما يصنعه بعض الجهلة المرائين من العﻻمة فى الجبهة، فأنه من فعل الخوارج، وفى الحديث: اني ﻻبغض الرجل واكرهه اذا رايت بين عينيه اثر السجود.

Dan maksud dari tanda dijidat bukanlah apa yg dilakukan oleh sebagian orang Bodoh yang merasa Riya’ (pamer) dari tanda-tanda di jidat. Maka itu sesungguhnya yg dikerjakan kaum Khawarij.

Serta Nabi Berkata : “Sesungguhnya aku sangat Marah dan sangat Tidak Suka jika aku melihat seorang lelaki yang diantara kedua matanya ada tanda bekas sujudnya.” Dan seperti demikian jg yg dijelaskan oleh Khatib Syarbiini dlm Kitab Sirajul Munir.

Baca Juga :  Nabi Membaca "رَبِّ اغْفِرْ لِيْ " Setelah " وَلَا الضَّآلِّيْنَ " Dalam Surat Al-Fatihah

Wallahu’alam…

Kiriman : Tgk. Nanaz di Grup WA MTJ

Apa Komentar Anda ?