Berkat Do’a Sang Ayah, Imam AL-GHAZALI dan Saudaranya Menjadi FAQIH dan SUFI

0
76

Imam Al Ghazali adalah seorang fakir yang shalih, hanya mangandalkan makanan dari hasil tenunan kain wol. Namun ia juga berkeliling kepada para penuntut ilmu fiqih untuk berkhidmat kepada mereka. 

Jika ia mendengar perkataan dari salah satu mereka (orang faqih), ia pun menangis dan berdoa agar putranya juga dijadikan seorang yang faqih.

Ayah Imam Al Ghazali juga menghadiri majelis-majelis nasihat, dan jika ia mendengar nasihat di majelis itu ia menangis dan berdoa agar putranya termasuk orang-orang pemberi nasihat.

Akhirnya, doa sang ayah pun terkabul setelah wafatnya, dimana Al Ghazali akhirnya menjadi seorang yang paling faqih di zamannya dan manjadi panutan.

Baca Juga :  Nabi Muhammad SAW Tidak Dilahirkan Lewat Jalur Biasa (Bukan Lewat Farji)
Baca Juga :
loading...

Sedangkan saudara Al Ghazali, Ahmad, menjadi seorang pemberi nasihat yang mana oarang yang hadir di majelisnya akan terlecut untuk selalu melakukan kebaikan dan meninggalkan keburukan. 

Referensi : (lihat, Thabaqat Asy Syafi’iyah Al Kubra, 6/194)

Dikirim oleh : Tgk. Muhammad Syuib

Baca Juga :
loading...

Apa Komentar Anda ?

Loading Facebook Comments ...