Deskripsi Masalah :

adalah salah satu logam mulia yang wajib dizakati saat telah mencapai , yang dimaksud adalah dari emas murni, namun perbedaan karat berefek kepada kandungan emas murni yang kita miliki.

loading...
loading...

Pertanyaan :

Bagaimana cara kita ketahui bahwa emas murni yang kita miliki telah mencapai nisab ?

Jawaban :

Poin yang perlu diketahui :

loading...

1. Nisab emas adalah 20 Mitsqal ( emas murni) sebagaimana tertulis dalam kitab Ianatutthalibin Juz 2 Hal 150 Cet Haramain.

loading...

2. 20 Mitsqal adalah 96 gram, sebab 1 Mitsqal adalah 4,8 gram, maka 4,8×20 = 96.

3. Jadi emas wajib zakat saat telah mencapai 96 gram ( emas murni).

4. Karat adalah sistem pengukuran tingkat kemurnian emas.

Baca Juga :  Hukum Lupa Membayar Zakat Fitrah

5. Emas murni adalah 24 karat.

6. Jadi bila emas dibawah kadar 24 karat seperti 22 karat dan seterusnya maka cara mengetahui kandungan emas murni adalah ( : Kadar karat dibagi dengan karat murni lalu dikali dengan jumlah gram ).

Contoh : Kita memiliki emas kadar 22 karat dengan jumhlah 96 gram, cara mengetahui kandungan emas murni adalah 22:24×96 = 88 gram.

Contoh : Kita memiliki emas kadar 20 karat dengan jumlah 96 gram, cara mengetahui kandungan emas murni adalah 20:24×96 = 80 gram.

Maka jika kita sudah memiliki emas 20 Mitsqal / 96 gram, maka baru wajib zakat bila emas kita itu emas 24 karat, jika emas kita itu 22 karat atau dibawahnya lagi maka belum wajib zakat sebab sebenarnya belum sampai nisab ( 96 gram ).

Baca Juga :  Nabi Membaca "رَبِّ اغْفِرْ لِيْ " Setelah " وَلَا الضَّآلِّيْنَ " Dalam Surat Al-Fatihah

Menurut SNI (Standart Nasional Indonesia) – No : SNI 13-3487-2005 standard karat :

Karat Kadar emas

24 K = 99,00 – 99,99%

23 K = 94,80 – 98,89%

22 K = 90,60 – 94,79%

21 K = 86,50 – 90,59%

20 K = 82,30 – 86,49%

19 K = 78,20 – 82,29%

18 K = 75,40 – 78,19%

Sumber : http://lbm.mudimesra.com/2016/01/nisab-zakat-emas.html

Apa Komentar Anda ?